Di dunia game, emulator bagaikan pahlawan bagi para gamer. Ia bisa meniru identitas perangkat lain dengan sempurna.
Kemampuannya ini membuka gerbang bagi berbagai program dan game yang sebelumnya tak terjamah, menghadirkan pengalaman bermain yang mirip dengan game aslinya.
Emulator menjadi solusi ketika software atau hardware yang ingin dijalankan tidak kompatibel dengan perangkat yang digunakan.
Diamonds MLBB Termurah!



















Hal ini juga terjadi ketika software atau hardware tersebut tidak lagi mendapatkan update dan tidak dapat digunakan pada perangkat terbaru.
Dalam artikel ini kita bakal membahas apa saja yang perlu kamu ketahui sebelum menggunakannya. Yuk, simak dan baca sampai akhir!
Baca juga: Rekomendasi Game Gamecube Terbaik Bisa Main Pakai Emulator
Mengenal Emulator Game

Emulator adalah perangkat lunak yang memungkinkan suatu perangkat (disebut host) untuk meniru fungsi perangkat lain (disebut guest).
Sederhananya, emulator memungkinkan kamu untuk menjalankan program atau game yang dirancang untuk perangkat tertentu pada perangkat yang berbeda.
Pengguna biasanya tidak akan merasakan perbedaan signifikan saat menggunakan emulator dibandingkan dengan sistem asli. Pengalaman kamu akan serupa dengan menjalankan sistem secara langsung.
Di sisi lain, alat ini menjadi software yang sangat berharga bagi para pengembang. Alat ini memungkinkan mereka untuk menguji coba aplikasi di berbagai sistem operasi yang sedang mereka kembangkan, tanpa perlu memiliki perangkat fisik untuk setiap sistem tersebut.
Saat ini, emulator lebih populer dan sering digunakan untuk bermain game, khususnya emulator yang memungkinkan pengguna memainkan game mobile iOS atau Android di PC.
Baca juga: Emulator Nintendo Delta, Solusi Main Game Retro di iPhone
Fungsi dan Cara Kerjanya

Emulator pada dasarnya adalah penerjemah berbakat di dunia software. Fungsinya yang utama adalah meniru fungsionalitas perangkat lain, khususnya hardware dan software.
Dengan kemampuan ini, emulator memungkinkan kamu menjalankan program atau game yang dirancang untuk perangkat tertentu, seperti konsol game jadul, di perangkat yang kamu miliki saat ini, entah itu PC, Mac, atau bahkan smartphone.
Proses kerjanya bisa dibagi menjadi beberapa tahap:
Memuat File ROM
ROM (Read-Only Memory) adalah file yang berisi data game PlayStation 1 tersebut. Emulator akan memuat file ROM ini.
Meniru Perangkat Keras
Emulator kemudian membangun replika virtual dari hardware PlayStation 1, seperti CPU, GPU, dan memory. Ingat, ini bukanlah hardware sungguhan, melainkan tiruan yang dibuat oleh software emulator.
Menerjemahkan Instruksi
Ketika game PlayStation 1 dieksekusi, emulator akan menerjemahkan instruksi yang dijalankan game tersebut. Instruksi ini pada dasarnya adalah perintah-perintah yang memberitahu hardware untuk melakukan sesuatu, misalnya menampilkan gambar atau memproses suara.
Menjalankan Program
Emulator menggunakan hardware virtual yang telah dibuat untuk menjalankan instruksi yang sudah diterjemahkan. Dengan demikian, game PlayStation 1 seolah-olah bisa berjalan di komputer kamu.
Jadi, emulator pada dasarnya menipu program atau game lama agar berpikir mereka sedang berjalan di perangkat aslinya, padahal sebenarnya mereka berjalan di perangkat kamu dengan bantuan terjemahan instruksi dari emulator.
Baca juga: 5 Emulator Android Ringan untuk PC Kentang, Bebas Lag!
Contoh dan Jenisnya
