Apa yang Akan Terjadi Pada Mobile Legends Ketika Moonton Dibeli TikTok?

 

Bagi para pecinta game online tentunya sudah tidak asing lagi dengan game MOBA bergenre battle royale bernama Mobile Legends ini tentunya. Nah, usut punya usut, kabarnya pencipta dari game Mobile Legends, Moonton dibeli Tiktok. Lantas, apa jadinya jika pencipta dari Mobile Legends ini dibeli oleh pihak lain?

Perlu diingatkan kembali bahwa Mobile Legends merupakan salah satu game MOBA yang begitu populer di kalangan para gamers. Bukan hanya karena permainan bergenre battle royale saja yang membuatnya menarik, melainkan juga berbagai event maupun perlombaan sering kali diadakan untuk menjalin tali persaudaraan antar lawan di seluruh dunia.

Namun, ada kabar yang cukup mengejutkan jagat maya dan dunia game dimana akhir-akhir ini ada hal yang sedang ramai diperbincangkan oleh khalayak ramai. Dimana seperti yang diberitakan bahwa pencipta dari game Mobile Legends yang bernama Moonton ini dibeli oleh pencipta dari TikTok. Lantas, bagaimana berita yang sebenarnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Ketika Moonton Dibeli TikTok Apa Yang Akan Terjadi?

  • Dilansir dari laman ByteDance yang menjelaskan dan mengumumkan bahwa TikTok telah mengakuisisi Moonton. Hal ini disampaikan melalui unit bisnis video game

Bytedance ini merupakan studio game yang pusatnya berada di Shanghai, China. Tentunya, pengakuisisian  ini jelas memperlihatkan adanya tingkat keseriusan dari pihak ByteDance terhadap upayanya dalam memperluas bisnis video gamenya tersebut.

  • Jika dikutip dari laman DetikINET yang berasal dari Reuters, maka dikatakan bahwa kesepakatan atas akuisisi ini membeli Moonton dengan harga yang cukup fantastis. Nilainya pun tidak main-main, dimana Moonton di berikan mahar sebesar USD 4 miliar atau setara dengan 57,4 triliun rupiah.
  • Akuisisi ini ternyata dilakukan karena ByteDance yang selama ini dikenal sebagai pemilik resmi dari TikTok membuat terobosan terbaru dalam bisnis video game yang selama ini dijalankannya. Hal ini tentu berdampak pada posisinya yang begitu pesat melakukan persaingan secara langsung dengan Tencent China.
  • Dikatakan juga bahwa ByteDance menjelaskan adanya kolaborasi lintas team ini dilakukan dengan memanfaatkan wawasan dari pertumbuhan dan perkembanga teknologi yang sangat cepat. Pihak dari Moonton pun telah memberikan dukungan strategisnya dimana hal ini memang sangat diperlukan oleh ByteDance dalam mempercepat perkembangan dari game Nuverse secara global.
  • Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan dalam sebuah memo internal, bahwa CEO Moonton yang bernama Yuan Jing ini sempat menyampaikan bahwa perusahaannya tersebut akan beroperasi secara independen dari ByteDance setelah adanya proses akuisisi nantinya.
  • Sebelumnya, perusahaan video game dan media sosial terbesar yang berasal dari China bernama Tencent ini sudah lebih dulu menaruh minat pada Moonton. Namun sayangnya, penawaran yang diberikan oleh Tencent ini ditolak oleh pihak Moonton. Hal ini dikarenakan pihak Moonton lebih memilih untuk bergabung dan berada di bawah naungan dari ByteDance, dengan kata lain Moonton dibeli TikTok.
  • Perlu diketahui bahwa Moonton ternyata didirikan oleh mantan karyawan dari Tencent sendiri. Lalu, seiring dengan berjalannya waktu, Moonton pun akhirnya menjelma menjadi sebuah studio game yang begitu besar.

Hal ini dikarenakan gamenya yang begitu fenomenal di jagat dunia game, yakni Mobile Legends. Game ini merupakan satu-satunya game yang dibuat oleh Moonton dan masih dikembangkan hingga saat ini. Hal ini sungguh berbeda dengan developer lain yang merilis beberapa game, namun bisa membuktikan bahwa memang Moonton sangat bersungguh-sungguh dan fokus pada satu game yang sudah dibuat, sehingga bisa memaksimalkan Mobile Legeds ini.

Pengaruh Mobile Legends Setelah Moonton Dibeli Oleh TikTok

  • Meskipun Moonton sudah dibeli oleh pihak TikTok, namun kemungkinan besar game Mobile Legens ini masih akan terus dikembangkan di masa yang akan datang. Namun, meskipun kemungkinan ini ada, rencana dari pihak Bytedance sendiri terhadap perkembangan Mobile Legends ini masih belum diketahui hingga saat ini. Mungkin, semua itu akan dipikirkan nanti setelah proses akuisisi dari Moonton berhasil dilakukan.
  • Bagi para pemain game Mobile Legends juga tidak perlu merasa risau akan bagaimana nasib dari game Mobile Legends itu sendiri. Tentunya, pihak ByteDance pun sudah merencakan hal apa yang tentunya terbaik untuk dilakukan terhadap pengembangan Mobile Legends Karena sangat tidak mungkin setelah proses akuisisi berhasil lantas pihak ByteDance menelantarkan game paling populer sekelas Mobile Legends.
  • Perlu diketahui juga bahwa jika Mobile Legends berada di bawah naungan ByteDance (Nuverse) ini, maka game Mobile Legends ini pun sepertinya akan berada di posisi yang cukup baik dan kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah dimana game ini akan menjadi salah satu game yang sangat diandalkan. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap perkembangan dari game Mobile Legends ini yang masih sangat terbuka luas. Tentunya, game Mobile Legends pun bisa semakin baik dengan pengelolaan yang sempurna.
  • Jika ditinjau dari data Hootshuite dan We Are Social, dikatakan bahwa game Mobile Legends ini terus menduduki peringkat pertama atas game mobile paling populer jika dilihat berdasarkan dari jumlah pemainnya.

Inilah beberapa hal yang perlu diketahui dari perkembangan game Mobile Legends yang kabarnya bahwa Moonton dibeli TikTok. Semoga saja kedepannya game Mobile Legends ini tetap bisa menjadi salah satu game populer di seluruh dunia.

Jangan sampai ketinggalan untuk selalu mendapatkan update berita terbaru dan lengkap seputar game. Mulai dari review game baru, tips dan trik dan sebagainya. Langsung saja follow akun Instagram VCGamers dan Channel YouTube ya. Yuk! Join komunitas di Discord VCGamers, Komunitas gamers terbesar di Indonesia discord.gg/EDWvQ9jQEp

Yuk! follow akun Instagram dan channel  YouTube ya untuk mendapatkan berita game terkini! Join komunitas gamers terbesar di Indonesia discord.gg/EDWvQ9jQEp untuk mendapatkan informasi giveaway dari VCGamers.

Add a comment