Review Final Fantasy IX, Game Seru PlayStation Terbaru

 
Final Fantasy IX adalah salah satu game terbaik yang pernah ada. Final Fantasy IX menjadi salah satu RPG klasik terbaik karena ceritanya yang menyatu dengan baik. Pemain bisa tertawa, menghapus air mata, kesal dan jatuh cinta pada Garnet. Setiap karakter berbeda satu sama lain sehingga sangat menarik.

Alur Cerita

Permainan berlangsung dalam latar fantasi seperti kartun yang akan membawa pemain ke Abad Pertengahan. Selain ksatria, kastil, dan wanita, ada juga monster, mantra sihir, dan Eidolon. Seolah-olah ini adalah film yang dimasuki pemain. Pertama, pemain akan bertemu Zidane Tribal, Genome berusia 16 tahun. Makhluk ini paling baik dibandingkan dengan manusia, tetapi dengan ekor seperti kera sebagai tambahan. Zidane adalah protagonis utama dari drama ini dan masuk sebagai anggota The Tantalus Theater Group. Sekelompok penjahat yang dipimpin oleh Baku, karakter yang juga sosok ayah Zidane. Grup teater tadi memiliki sejumlah karakter yang bisa dimainkan seperti Blank, Cinna dan Marcus. Selain itu, beberapa karakter minor seperti Ruby dan beberapa karakter lain.
Di Final Fantasy IX ini, tujuan gengnya adalah menculik Putri Garrnet. Sang putri sendiri sudah muak dengan kehidupan istana dan berencana untuk
melarikan diri dari kehidupan kerajaan ketika Tantalus tampil dalam pertunjukan di istana. Garnet bertanya kepada Zidane apakah dia ingin menculiknya dan tentu saja dia menyetujuinya. Kapten pengawal yang setia, Adelbert Steiner, sangat ingin mencegah hal itu, tetapi hanya berhasil menaiki pesawat Tantalus yang melarikan diri untuk memulai petualangan bersama dengan tim impian. Karakter terakhir dalam perjalanan ini yaitu Vivi, seorang penyihir hitam kecil yang ikut serta. Sang putri melarikan sambil membawa Liontin Kerajaan Garnet. Karena itu ratu pun memanggil Eidolon. Karena buta kekuasaan, sang ratu tidak lagi memperhatikan kesehatan putrinya dan ingin mendapatkan permata tersebut dengan cara apa pun. Tapi apakah itu putri kandungnya?

Pertarungan

Di dalam game, sistem pertarungan berbasis giliran digunakan. Jadi, pemain bergantian memilih serangan, pertahanan, objek, atau serangan khusus
untuk mengalahkan musuh. Pemain menjadi lebih kuat dan mempelajari lebih banyak jenis serangan dengan mendapatkan poin pengalaman, dengan
memenangkan pertempuran sebanyak mungkin. Perkelahian terjadi secara acak, dengan berjalan beberapa langkah akan muncul layar baru di mana
pemain akan diserang. Oleh siapa dan bagaimana tidak jelas sampai pemain mencapai layar pertempuran. Pemain dapat mempersenjatai diri dengan
mencuri objek dari musuh, menemukannya di peti tersembunyi atau membeli senjata dan peralatan di kota. Pemain juga bisa menggabungkan senjata dan item di beberapa kota untuk membuat senjata baru.

Eidolon

Eidolon adalah makhluk besar dan kuat, sebenarnya mirip dengan jin Aladdin dari keluar dari lampu ajaib yang bisa dipanggil selama pertempuran,
melakukan tugas, dan menghilang setelah pertarungan. Setiap Eidolon memiliki taktik, sifat, dan serangan yang berbeda. Mereka dicirikan oleh
ukurannya yang sangat besar dan serangan super kuat yang seringkali sangat berguna dalam pertarungan. Eidolon dalam Final Fantasy ini memiliki
beberapa nama seperti Bahamut, Ifrit, Shiva, dan sebagainya.

Grafis

Secara grafis, Final Fantasy IX sangat indah. Tentu akan lebih bagus jika pemain mengubah ukuran game lama dengan piksel yang sedikit lebih tinggi.
Pengembang telah memoles semua karakter agar menonjol dan terlihat lebih cantik. Hanya saja latar belakangnya belum dipercantik sebab tampilannya
sedikit kabur. Tetapi yang mencolok adalah beberapa pintu atau koridor hampir tidak terlihat.

Kontrol

Biasanya dengan game port ke ponsel pemain akan mengalami joy pad yang macet di layar. Pemain butuh waktu untuk terbiasa dengan kontrol yang
disajikan. Jika pemain pernah memainkan game di PS1 atau PS2, maka pasti akan terbiasa dengan game ini.  Joystick muncul di mana pemain meletakkan jari di layar. Mudah untuk mengganti dengan sisi lain layar jika pemain mengontrol kiri, misalnya. Namun pemain pun harus berada di sisi kiri layar tempat memegang jari dan tangan di depan. Pemain menekan layar pada titik tertentu maka karakter berjalan ke arahnya. Jadi semuanya tinggal
tunjuk dan tekan. Kadangkala layar menjadi sangat panas saat bermain. Ketika layar mencapai panas tertinggi, maka biasanya game akan macet dan
terpaksa harus mengulanginya lagi. Untungnya, Final Fantasy IX memiliki semacam fungsi simpan otomatis sehingga pemain tidak perlu memulai dari
awal lagi.

Permainan kartu Tetra Master

Tetra Master adalah permainan kartu yang dimainkan oleh setiap karakter (NPC) di dalam game Final Fantasy IX ini. Dari tua dan muda, semua ada di
menu. Game ini sebenarnya sangat menyenangkan dan pemain dapat membuka beberapa tambahan dengan menjadi Tetra Master. Permainan
dimainkan di papan permainan yang terbuka di layar baru. Pemain memainkannya 1 melawan 1 dan memilih tawaran 6 kartu.
Pada dasarnya, setiap kartu memiliki monster (( atau senjata) yang memiliki kekuatan serangan yang berbeda dan panah arah yang berbeda.
Kalau kartu memiliki panah ke bawah dan pemain meletakkannya di atas kartu lain di papan, maka kartu itu menyerang ke bawah. Jika kartu tidak memiliki panah ke arah yang berlawanan, pemain tetap menang.
Saat panah menunjuk satu sama lain, terjadi perebutan poin. Kartu monster terkuat memakan poin yang lain.
Selamat bermain !

Yuk! follow akun Instagram dan channel  YouTube ya untuk mendapatkan berita game terkini! Join komunitas gamers terbesar di Indonesia discord.gg/EDWvQ9jQEp untuk mendapatkan informasi giveaway dari VCGamers.

Wulan Sari

Seorang pecinta game dan suka menuliskan pengalaman dalam bermain.

Add a comment