Moonton Larang Tim MPL Bikin Divisi Game MOBA Lain?

 

Aloha Vicigers! Beberapa waktu lalu, game dunia Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) Indonesia tengah diramaikan dengan beredarnya isu mengenai aturan baru MPL yang dikeluarkan oleh Moonton mengenai kebijakan monopoli yang melarang Tim Esports untuk membentuk divisi lain.

Hah, jadi gimana maksudnya?

Jadi, diceritakan bahwa calon aturan baru ini berisi tentang larangan seperti apa bagi tim MOBA yang mengikuti MPL untuk tidak memiliki divisi lain selain dari Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) saja dalam timnya tersebut.

Sejatinya, meski kebijakan tersebut masihlah berupa sebuah isu belaka, namun hal ini telah menjadi penyebab beberapa tim Esports gulung tikar dari beberapa divisinya.

Waduh! Karena semakin hangat diperbincangkan di ruang media publik, mau gamau akhirnya Moonton angkat bicara untuk memberikan klarifikasinya. Apa katanya? Penasaran? Let’s check this out!

Klarifikasi

Secara tidak langsung Moonton mengungkapkan klarifikasinya melalui laman resmi Instagram @wtmtoday sebagai sebuah akun resmi media sosial Instagram asal Malaysia yang memuat beberapa berita terhangat seputar Esports pada 15 Juli 2021 lalu.

Moonton tidak pernah menghalang mana-mana organisasi e-sukan untuk menubuhkan skuad e-sukan  selain permainannya.

Dalam peraturan buku dan polisi Liga Profesional Mobile Legends (MPL) tidak pernah menghalang mana-mana organisasi e-sukan untuk menyertai sebarang kejohanan Wild Rift atau e-sukan yang lain.

Polisi MPL tidak pernah minta organisasi e-sukan untuk bersifat eksklusif.

kata sumber yang bekerja rapat dengan MPL, kepada WTM Today baru-baru ini, contohnya, jika organisasi A mempunyai pasukan untuk bermain dalam MPL Indonesia, organisasi itu juga boleh bertanding dalam kejohanan Wild Rift,

Jelasnya, mana-mana pasukan atau organisasi boleh sahaja bermain atau menyertai kejohanan Wild Rift ketika musim liga MPL dijalankan

Menurut sumber lagi, jika mempunyai sebarang kontrak sekali pun, mana-mana organisasi mempunyai hak dan pilihan untuk menolak.

What’s The Meta Today official Instagram account

Pada postingan tersebut, What’s The Meta Today merestriksi kolom komentarnya untuk tidak sembarangan diisi oleh para pengguna Instagram lainnya yang melihat postingan tersebut. Hmmm, seperti terlihat sangat serius, ya!

Kesimpulannya Apa?

Mohon dipahami dengan baik ya teman-teman, adanya klarifikasi tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwasannya MPL ga pernah melarang tim Esports manapun untuk membuka divisi MOBA lainnya. Mengapa demikian? Karena jika hal tersebut terjadi, semua tim berhak menolaknya.

Fakta Kejadian yang Sebenernya

Bukanlah suatu hal baru di dalam bisnis Esports atau produk apapun bila terdapat brand ambassador. Faktanya, kehadiran brand ambassador inilah yang menjadi ikon untuk mewakili perusahaan atau produk.

Seperti yang kita tau, Moonton bersama dengan game kebanggaannya, Mobile Legends, juga memiliki brand ambassador. Di sini, merekalah yang berkontrak ekslusif supaya tidak memainkan game MOBA lainnya atau game pesaing.

Hal ini juga melambangkan adanya kesepakatan resmi antara dua belah pihak. Apabila salah satu pihak tidak menyetujui kesepakatan tersebut, dirinya berhak menolak. Ketika ketika salah satu dari mereka atau bahkan kedua belah pihak melanggar isi kontrak, akan ada konsekuensi yang berlaku.

Sama seperti halnya dalam kasus yang Moonton hadapi sekarang, Moonton tidak mengizinkan suatu brand ambassador tim Esports untuk memainkan game MOBA saingannya. Hal ini tentunya sah – sah saja apabila sudah ada kontrak yang berlaku.

Dalam dunia brand ambassador, mereka sebenarnya berhak memainkan game apapun yang mereka kehendaki. Namun, adapun hal – hal yang berkaitan dengan publikasi bermain game selain dari Mobile Legends dalam suatu livestream atau publikasi media di dalam akun sosial media milik brand ambassador itu sendiri, ketika sudah memiliki kontrak sudah pasti tidak diperbolehkan oleh Moonton.

Sehingga, hal inilah yang mempengaruhi sebagian tim Esports ketika dirinya tidak dapat memainkan game MOBA lainnya terutama apabila sebuah tim Esports tersebut sudah sangatlah terkenal dalam permainannya di MPL.

Pasalnya, hal ini pastinya akan mengundang banyak tanda tanya besar apabila brand ambassador dari tim mereka memainkan game MOBA saingan Mobile Legends.

Nah, jadi itulah beberapa fakta mengenai isu kebijakan monopoli Moonton yang tidak mengizinkan tim Esports untuk membentuk divisi MOBA lainnya.

Baca Juga : Gimana sih Performa NFT Squad di Puncak Klasemen Grand Final PMNC 2021?

Yuk! follow akun Instagram dan channel  YouTube ya untuk mendapatkan berita game terkini! Join komunitas gamers terbesar di Indonesia discord.gg/vcgamers untuk mendapatkan informasi giveaway dari VCGamers.

Add a comment